Banda Neira merilis video musik terbaru untuk lagu Ajariku Jadi Berani (feat. Reruntuh) pada Jumat, 25 September 2026. Perilisan ini membawa tema tentang menghadapi rasa takut dan proses belajar untuk menjadi lebih berani.
Peluncuran video musik tersebut berlangsung berbarengan dengan Jadi Berani Project di Jakarta pada 25–26 September 2026. Selain menjadi ruang untuk memperkenalkan karya terbaru Banda Neira, proyek ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang mempertemukan musik, zine, dan cerita visual.
Video musik Banda Neira mengangkat tema keberanian
Seperti tercermin dari judulnya, Ajariku Jadi Berani berfokus pada keberanian dalam menghadapi rasa takut. Tema ini tidak hanya hadir melalui lagu, tetapi juga menjadi gagasan utama yang menghubungkan video musik dengan rangkaian Jadi Berani Project.
Lagu tersebut merupakan kolaborasi Banda Neira bersama Reruntuh. Berdasarkan informasi dari kanal resmi Banda Neira, Reruntuh tercatat sebagai pengisi kolaborasi dalam lagu ini. Perilisan video musiknya memperluas pengalaman karya tersebut ke medium visual.
Video musik ini disutradarai oleh Rukii Naraya. Dukungan artistiknya melibatkan Enji Sekar dan Arsita Iswardhani. Produksinya dikerjakan melalui kolaborasi Banda Neira dengan Kithlabo, unit usaha dari Believe. Informasi resmi yang berkaitan dengan pembahasan ini juga tersedia pada halaman Gemini Norawit Viral! GEMINI ART-VENTURE Concert Jadi Sorotan Gen Z.
Jadi Berani Project berlangsung di Jakarta
Jadi Berani Project digelar di Jakarta selama dua hari, yakni 25–26 September 2026. Program ini tidak hanya berpusat pada pemutaran atau perilisan karya musik, tetapi juga mengajak pengunjung menikmati berbagai bentuk ekspresi kreatif.
Salah satu bagian utama acara tersebut adalah pameran zine yang melibatkan lebih dari 90 pengkarya. Keterlibatan banyak pengkarya membuat pameran ini menjadi bagian penting dari konsep proyek, terutama dalam menghadirkan cerita dan gagasan melalui publikasi visual berformat mandiri.
Selain pameran, Jadi Berani Project menghadirkan lokakarya photostory. Kegiatan ini menempatkan fotografi dan penceritaan sebagai bagian dari pengalaman acara, sejalan dengan tema besar tentang keberanian untuk melihat, menyampaikan, dan membagikan cerita. Informasi resmi yang berkaitan dengan pembahasan ini juga tersedia pada halaman Kontak.
Panggung musik intim diisi Reruntuh dan Pendarra
Rangkaian acara juga mencakup panggung musik intim. Reruntuh dan Pendarra termasuk musisi yang tampil dalam agenda tersebut.
Kehadiran Reruntuh memiliki hubungan langsung dengan perilisan Ajariku Jadi Berani karena mereka terlibat sebagai kolaborator dalam lagu. Sementara itu, penampilan Pendarra melengkapi susunan pertunjukan musik dalam rangkaian Jadi Berani Project.
Format panggung intim membuat unsur musik menjadi bagian dari pengalaman acara secara keseluruhan, berdampingan dengan pameran zine dan lokakarya photostory. Namun, informasi yang tersedia tidak menyebutkan rincian lebih jauh mengenai setlist, durasi penampilan, maupun format teknis pertunjukannya. Informasi resmi yang berkaitan dengan pembahasan ini juga tersedia pada halaman Disclaimer.
Musik, visual, dan ruang untuk menghadapi rasa takut
Jadi Berani Project menunjukkan bagaimana sebuah perilisan musik dapat dikembangkan menjadi pengalaman lintas medium. Lagu, video musik, pameran zine, lokakarya, dan panggung pertunjukan ditempatkan dalam satu rangkaian dengan tema yang sama: keberanian menghadapi rasa takut.
Dalam konteks ini, video musik Ajariku Jadi Berani menjadi salah satu pintu masuk untuk memahami gagasan utama proyek. Penyutradaraan Rukii Naraya serta dukungan artistik Enji Sekar dan Arsita Iswardhani memberikan fondasi visual bagi lagu yang dibawakan Banda Neira bersama Reruntuh.
Kolaborasi dengan Kithlabo, unit usaha Believe, juga menjadi bagian dari proses produksi video musik tersebut. Detail mengenai alur cerita, lokasi pengambilan gambar, dan konsep adegan tidak tercantum dalam informasi yang tersedia, sehingga pembahasan proyek ini berfokus pada fakta perilisan dan rangkaian acara yang telah diumumkan.
Bukan sekadar soal menjadi berani secara instan
Tema keberanian dalam proyek ini lebih tepat dibaca sebagai proses menghadapi rasa takut, bukan gambaran bahwa rasa takut harus hilang seketika. Dari judul lagu hingga rangkaian aktivitasnya, Banda Neira dan para kolaborator membawa gagasan tentang belajar melangkah meski masih berhadapan dengan keraguan.
Pendekatan tersebut membuat Jadi Berani Project memiliki cakupan yang lebih luas daripada agenda perilisan video musik. Pameran zine membuka ruang bagi karya visual dan tulisan, lokakarya photostory menawarkan bentuk partisipasi kreatif, sementara panggung musik intim mempertemukan penampil dan audiens dalam suasana pertunjukan yang lebih dekat.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan musik alternatif Indonesia, perilisan ini menjadi salah satu kabar terbaru dari Banda Neira yang layak dicermati. AsikinAja.id membahas cerita dan tren yang dekat dengan pembaca muda dengan penyampaian yang ringan, seperti dijelaskan dalam halaman Tentang Kami.
Sejauh informasi yang tersedia, belum ada dasar yang cukup untuk menyebut Ajariku Jadi Berani sedang viral secara luas. Yang dapat dipastikan, lagu dan video musik tersebut dirilis pada 25 September 2026 bersamaan dengan pelaksanaan Jadi Berani Project di Jakarta.